Saturday, 8 November 2014

IRADAH DALAM ISLAM

BAB I: PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Pendidikan Islam dimaksudkan sebagai upaya mengembangkan menjadi muslim yang berkompeten melaksanakan ajaran Islam. Sempit dan luasnya pertanyaan apa yang harus dikerjakan, bagaimana mengerjakan dengan cara demikian dan tidak dengan cara yang lain, sangat berkaitan dengan sempit dan luasnya wawasan tentang manusia dan pendidikan tersebut.menurut islam, jati diri manusia itu terletak pada fungsinya dalam arti melaksanakan Islam pada seluruh kepribadiannya.Hal ini tidak bisa lain, harus dilihat dari dua perspektif, yaitu perspektif subjek didik dan perspektif pendidik (guru). Dalam arti subjek didik harus punya potensi untuk Islam yaitu jadi muslim dan pendidik harus muslim terlebih dahulu sebelum melaksanakan upaya mengembangkan keislaman subjek didik. sebagai abdullah (hamba Allah).

B. Rumusan masalah
      1. Apakah yang di maksud dengan iradah?
      2. Apakah fungsi dan tujuan iradah dalam islam?               

C.   Tujuan Penulisan
       1. Kita dapat mengetahui apa itu iradah
       2. Kita dapat mengetahui fungsih dan tujuan iradah

Masjid Nabawi - Islam mula berkembang di sini
BAB II: PEMBAHASAN


A. Pengertian Iradah dalam Islam
Iradah adalah keinginan individu terhadap tujuan-tujuan tertentu. Iradah ini juga suatu hal yang membedakan manusia dengan hewan. Atas dasar ini, maka Pendidikan Islam memusatkan perhatiannya kepada pembentukan individu Muslim agar melakukan amal sholeh dalam dirinya, yaitu dengan mengembangkan kemampuan akal sampai ketingkat kematangan dan keahlian baik dalam bidang agama, sosial maupun kauni. Dalam kalimat yang lebih tergas, tujuan utama Pendidikan Islam adalah menciptakan muslim yang shaleh.Dengan kata lain ilmu dengan amal haruslah seiring. Ilmu tanpa amal maupun amal tanpa ilmu adalah kesia-siaan. Kemudian tempat yang tepat adalah kedudukan dan kondisinya dalam kehidupan sehubungan dengan dirinya, keluarga, kelompok, komunitas dan masyarakatnya, maksudnya dalam mengaktualisasikan dirinya harus berdasarkan kriteria Al-Quran tentang ilmu, akal, dan kebaikan (ihsan) yang selanjutnya mesti bertindak sesuai dengan ilmu pengetahuan secara positif, dipujikan serta terpuji.Dengan demikian dia akan tahu jati dirinya dengan benar, tahu "dari mana dia, sedang dimana dia, dan mau kemana dia kelak". Jika ia tahu jati dirinya, maka ia akan selalu ingat dan sadar serta mampu dalam memposisikan dirinya, baik terhadap sesama makhluk, dan yang terlebih lagi kepada Allah SWT. Ketiga realita yaitu, manusia, alam, dan Tuhan diakui keberadaannya, dengan Tuhan sebagai sumber dari segalanya (alam dan manusia).

B. Fungsi Iradah dalam Islam
Menurut  Islam, jati diri manusia itu terletak pada fungsinya sebagai abdullah (hamba Allah). Hal ini sejalan dengan pandangan Somad (1981), pendidikan Islam adalah pembentukan individu menjadi bercorak diri berderajat tertinggi menurut ukuran Allah.Dengan kata lain pendidikan Islam adalah suatu upaya mengembangkan subjek didik menjadi abdullah dalam arti melaksanakan Islam pada seluruh kepribadiannya. Hal ini tidak bisa lain, harus dilihat dari dua perspektif, yaitu perspektif subjek didik dan perspektif pendidik (guru). Dalam arti subjek didik harus punya potensi untuk Islam (lihat Q.S. 30: 30) yaitu jadi muslim dan pendidik (guru) harus muslim terlebih dahulu (paling tidak ia melaksanakan ajaran Islam) sebelum melaksanakan upaya mengembangkan keislaman subjek didik.

C. Tujuan Iradah dalam IslamTujuan utama pendidikan dalam Islam adalah mencari ridha Allah swt. Dengan pendidikan, diharapkan akan lahir individu-indidivu yang baik, bermoral, berkualitas, sehingga bermanfaat kepada dirinya, keluarganya, masyarakatnya, negaranya dan ummat manusia secara keseluruhan. Disebabkan manusia merupakan fokus utama pendidikan, maka seyogianyalah institusi-institusi  pendidikan memfokuskan kepada substansi kemanusiaan, membuat sistem yang mendukung kepada terbentuknya manusia yang baik, yang menjadi tujuan utama dalam pendidikan. Oleh sebab itu juga, ilmu pengetahuan yang diajarkan dalam institusi pendidikan  seyogianya dibangun di atas Wahyu yang membimbing kehidupan manusia. Kurikulum yang ada perlu mencerminkan memiliki integritas ilmu dan amal, fikr dan zikr, akal dan hati. Pandangan hidup Islam perlu menjadi paradigma anak didik dalam memandang kehidupan


BAB III : P E N U T U P

B.   Kesimpulan
Adapun kesimpulannya, Iradah merupakan keinginan individu terhadap tujuan-tujuan tertentu. Iradah ini juga suatu hal yang membedakan manusia dengan hewan. Atas dasar ini, maka Pendidikan Islam memusatkan perhatiannya kepada pembentukan individu Muslim agar melakukan amal sholeh dalam dirinya, yaitu dengan mengembangkan kemampuan akal sampai ketingkat kematangan dan keahlian baik dalam bidang agama, sosial maupun kauni. Dalam kalimat yang lebih tergas, tujuan utama Pendidikan Islam adalah menciptakan muslim yang shaleh.

B.   Saran
Mengharapkan muslim agar melakukan amal sholeh dalam dirinya, yaitu dengan mengembangkan kemampuan akal sampai ketingkat kematangan dan keahlian baik dalam bidang agama, sosial maupun kauni yang shaleh dan menjadi muslim yang berkompeten melaksanakan ajaran Islam, serta  memahami dan melaksanakan kewajiban-kewajibannya kepada dirinya dan yang lain dalam masyarakatnya dan berupaya terus-menerus untuk mengembangkan setiap aspek dari dirinya menuju kemajuan sebagai manusia yang beradab

Tuesday, 4 November 2014

APA ITU KES ANWAR IBRAHIM

HISHAMUDIN RAIS - penulis

Biar saya terangkan di sini sejelas mungkin. Perkara ini telah berkali-kali saya nyatakan. Di sini saya mengulangi apa yang pernah saya tulis. Lima belas tahun dahulu – 1998 – saya telah menulis perkara yang sama. Kali ini saya menulis sekali lagi kerana ramai pendatang baru – terutama anak anak muda – yang kabur tentang kes Anwar Ibrahim.

Tuduhan yang dihadapkan kepada Anwar Ibrahim ini tidak– baca tidak – sepenuhnya ada sangkut paut dengan undang-undang atau hukum hakam. Tuduhan ini bukan tuduhan jenayah. Ini tuduhan politik. Tuduhan ini dikatakan bertujuan untuk memastikan sosok yang bernama Anwar Ibrahim ini gagal dari mempengaruhi orang ramai. Tuduhan ini bertujuan untuk memalu dan memburukkan nama Anwar. Tuduhan ini untuk memastikan Anwar boleh dipenjara.

Nama yang telah dibusukkan dan sosok yang dipenjara dalam perhitungan Anak Lelaki Iskandar Kutty pasti akan menamatkan nafas politik Anwar Ibrahim. Kes ini akan menghalang Anwar daripada dapat mempengaruhi orang ramai untuk menggulingkan kerajaan United Malays National Organisation.

Inilah sebenarnya kes liwat Azizan 1998. Tidak ada perbezaan. Cara konspirasi dijalankan dan cara bertindak pada tahun 1998 dan tahun 2014 adalah sama. Tujuan dan agenda asal tahun 1998 masih diteruskan pada tahun 2014.

Pada tahun 1998, Anwar Ibrahim, timbalan perdana menteri dan juga timbalan presiden Parti Ketuanan Melayu telah belot. Ini satu jenayah yang amat besar. United Malays National Organisation sebuah parti politik telah menjarah negara ini semenjak British mengundur terperanjat besar apabila Anwar membelot. Kepimpinan parti yang mengakui mewakili dasar Ketuanan Melayu ini telah merompak dan melanun harta negara untuk mengayakan anak isteri bini dan kroni. Rompakan ini berjalan secara gelap dan terbuka malah diketahui ramai. Tapi tidak ada orang dalam yang berani pecah lubang'. Si Anwar Ibrahim ini telah belot dan pecah lubang.

Pecah lubang ini terjadi kerana pada tahun 1998 telah berlaku krisis ekonomi dalam sistem ekonomi kapitalis dunia. Krisis ekonomi bukan sahaja menimpa Malaysia malah di serata pelosok dunia. Banyak syarikat kroni Ketuanan Melayu telah bungkus dan gulung tikar. Ketika krisis ekonomi ini berlaku Anwar ialah menteri kewangan. Mahathir Muhamad ketika itu ialah perdana menteri.

Anak Lelaki Iskandar Kutty memiliki dasar dan pendekatan yang berbeza dari Anwar dalam cara menangani krisis ekonomi 1998 ini. Anak Lelaki Iskandar Kutty merasa bahawa Anwar Ibrahim lebih cenderung dan bersedia untuk menerima cadangan Bank Dunia dan International Monetary Fund ( IMF). Anak Iskandar Kutty ini merasa dasar yang diyakini oleh Anwar ini akan melingkupkan syarikat kroni dan juga syarikat cucu lelaki Iskandar Kutty.

Perbalahan dasar dalam menangani isu ekonomi telah berlaku. Anak Lelaki Iskandar Kutty di satu pihak dengan Tun Daim sebagai panglima manakala Anwar Ibrahim di satu pihak dengan budak-budak Abim, Mat Ezam, Mat Azmin, Mat Khalid. Anwar Ibrahim juga disokong oleh peniaga-peniaga 'baru muncul' yang hendak naik dan berkembang.

Dalam suasana inilah Anak Lelaki Iskandar Kutty merasa bahawa Anwar Ibrahim sedang menyediakan 'kumpulan dan orang-orang' untuk mengenepikan dan menendang dirinya dari tampuk kuasa. Mahathir Muhamad merasakan dirinya sedang di kepong oleh Anwar Ibrahim yang memiliki banyak jaringan. Justeru satu konspirasi dirancang.

Hakikatnya – dalam kaca mata kumpulan penyamun – Anwar Ibrahim telah melakukan satu pembelotan besar. Anwar dilihat sebagai suara yang berani melawan. Ini amat-amat bahaya untuk sebuah parti politik yang selama ini kerjanya merompak dan melanun atas nama orang Melayu.

Semua yang berlaku hanyalah berita untuk mengolah persetujuan orang ramai agar melihat timbalan perdana menteri dan juga timbalan presiden parti sebagai orang jahat. Orang jahat wajib dipenjarakan.

Kepada anak-anak muda, atau pembaca yang tidak mengetahui apa yang telah berlaku pada tahun 1998 mungkin terperanjat membaca tulisan saya ini. Mungkin melihat tulisan ini sebagai propaganda lucah lagi bohong.

Jangan silap, bunyinya memang lucah. Sebenarnya semuanya saya pungut dari laporan media. Berita berita ini muncul pada minggu pertama sesudah Anwar dilucutkan kuasa – 20 September 1998. Pelacur-pelacur ini dilaporkan telah dilanggan oleh Anwar Ibrahim. Jika tidak yakin tentang apa yang saya tulis sila rujuk kepada arkib negara.

Justeru saya terus mengajukan bahawa jenayah Anwar bukan meliwat. Jenayah Anwar Ibrahim ialah pembelotan. Anwar belot dan lari dari gerombolan Ketuanan Melayu.

Dari segi sejarah Anwar Ibrahim telah dipungut oleh Anak Lelaki Iskandar Kutty untuk menjadi ahli gerombolan United Malays National Organisation. Anwar bekas aktivis pelajar dan juga bekas pemimpin belia dilihat memiliki ketrampilan pimpinan. Anwar juga memiliki rekod persekolahan, rekod agama dan pengalaman yang diperlukan untuk terus memanjangkan usia United Malays National Organisation.

Kenapa Anwar belot?

Dari segi pensejarahan, selama 16 tahun Anwar Ibrahim telah bersama dalam kumpulan perompak dan lanun. Anwar telah dinobatkan sebagai bakal perdana menteri. Ketika di puncak kuasa Anwar Ibrahim dikelilingi oleh segala macam jenis manusia.

Sebagai Mat Santa Klaus, sebagai pemegang mohor gula melaka, Anwar Ibrahim dikelilingi oleh pelbagai jenis semut yang 'gila projek'. Pelbagai jenis 'contract junkies' yang mahukan projek. Saya memanggil era ini zaman pink form . Inilah kemuncak kuasa Anwar Ibrahim mengagih-agihkan 'borang saham ' kepada Melayu dan Bumiputera untuk mendadak menjadi kaya. Dalam masa yang sama menyokong Anwar Ibrahim ke tampuk kuasa.

Pada awalnya ketika di tampuk kuasa, Anwar merasakan rompakan yang dilakukan oleh para lanun ini boleh dimaafkan. Tetapi apabila krisis ekonomi 1998 melanggar semuanya berubah. Para lanun dan penyamun dari United Malays National Organisation mahu Anwar membuka peti simpanan duit negara. Ringgat, dolar dan dinar harta negara ini dikehendaki oleh para lanun untuk menyelamatkan syarikat perniagaan mereka. Perkataan paling popular ketika itu ialah 'bail out' para kroni.

Dasar 'bail out' para kroni ini menajamkan lagi perbezaan antara Mahathir Muhamad dengan Anwar Ibrahim. Akhirnya perbezaan ini meledak. Anwar dituduh meliwat dan dipenjara. Pada 28 dan 29 Oktober 2014 ini kes liwat ini berulang. Justeru, saya cukup yakin Anwar akan kembali ke penjara.

Di sini saya ingin memberitahu bahawa mahkamah wujud sebagai lembaga keadilan. Ini samalah juga seperti SPRM wujud untuk membanteras rasuah. Sama juga dengan SPR wujud untuk mengendalikan pilihan raya. Ingin saya beritahu bahawa mahkamah, SPRM atau SPR adalah jentera daulah.

Dalam negara Dunia Ketiga seperti Malaysia, jentera jentera daulah ini memiliki peranan yang sama dengan lembaga-lembaga daulah di London, di Sweden atau di Norway. Dalam buku, dalam kertas, memang mahkamah di Sweden atau di Denmak atau di Putrajaya tugasnya ialah untuk menegakkan keadilan.

Tetapi dalam negara Dunia Ketiga, mahkamah ialah jentera dan alat daulah untuk menghukum sesiapa sahaja yang dianggap 'bahaya'. Mahkamah tidak ada sangkut paut dengan keadilan atau bercita-cita untuk menobatkan keadilan. Hukum dan undang-undang digunakan untuk menumpas dan memenjarakan musuh politik. Ini bukan tohmahan, Ini bukan fitnah.

Biar saya beri tahu di sini, pada 1998 Anwar dituduh meliwat Azizan dalam kondo Tivoli Villas Bangsar. Apabila peguam bela membuktikan tarikh Azizan diliwat bangunan yang bernama Tivoli Villas ini belum wujud.. ops... lalu tarikh liwat diubah suai. Ini bukan fitnah Hishamuddin Rais. Ini apa yang berlaku pada bicara tahun 1999.

Dalam kes liwat Saiful, ingatkan kembali bagaimana Si Saiful ini telah pergi mengadap sebelum membuat aduan polis. Ini bukan fitnah Hishamuddin Rais. Ini laporan media.

Saya tidak akan meragui kejujuran dan baik hati para pembaca yang masih berharap keadilan akan dinobatkan dalam kes ini. Saya juga angkat tabik penuh hormat kepada sesiapa sahaja yang turun ke Putrajaya untuk bersetiakawan dengan Anwar Ibrahim sepanjang kesnya berjalan. Salut.

Kepada kawan-kawan para reformis dan anak anak muda yang akan turun ke jalan raya saya ada pesanan:

Jika inilah harga yang wajib dibayar
maka inilah harganya
datanglah penjara tali gantung
perjuangan ini tetap disambung.


Sumber: MALAYSIAKINI

WARKAH TERAKHIR BUAT SAUDARAKU

'Warkah akhir untuk saudaraku'


Berdepan dengan kemungkinan menjalani hukuman penjara sekiranya rayuannya terhadap sabitan kes Liwat 11 di Mahkamah 'Persekutuan menemui kegagalan, Datuk Seri Anwar Ibrahim menulis 'warkah akhir' kepada rakyat Malaysia malam tadi.

Berikut adalah 'warkah akhir' Anwar:

Saudaraku, esok 4 November 2014 mungkin kali terakhir kita dapat menjejak tanah yang sama, berbumbung langit yang serupa dan menghirup udara yang tiada beza tanpa hadangan tembok penjara dan tirai besi.

Rejim zalim Barisan Nasional menerusi aparatnya kelihatan amat tidak sabar untuk kembali menghumban saya ke penjara.

Esok juga mungkin peluang akhir saya berjabat tangan dan menatap wajah saudara semua.

Saya dan Azizah serta seluruh keluarga ingin memohon maaf jika terdapat salah dan silap yang kami lakukan sepanjang jalan perjuangan kita.

Kepada sahabat yang setia, terima kasih kerana teguh bersama menegakkan cita-cita Reformasi dan Islah yang kita dokong selama ini. Saya tidak mungkin dapat bertahan begini lama tanpa dokongan dan doa daripada saudara sekalian.

Buat rakan-rakan Pakatan Rakyat, harapan saya agar kerjasama kita dapat diperkukuh demi matlamat menumbangkan kezaliman dan menegakkan keadilan.

Untuk anak-anak muda sekalian, masa depan Malaysia di tangan kamu semua. Bangkitlah dengan jiwa merdeka, jangan dilemahkan dengan ugutan penguasa.Kamu penentu masa depan negara.

Walaupun rencana jahat mereka mampu memenjarakan jasad saya, berjanjilah bahawa jiwa dan perjuangan kita tetap bebas dan terus menyusur ke segenap jiwa saudara semua.

Saya tetap optimis, perubahan tetap akan berlaku di bumi tercinta ini. Kita jumpa esok di Istana Kehakiman, Putrajaya.

Reformasi! Allahuakbar!


Sumber: Malaysiakini

Thursday, 30 October 2014

KENALI DR. AZIZAN OSMAN: MENTOR YANG BERJAYA MELAHIRKAN RAMAI USAHAWAN

Dr Azizan Osman merupakan Pengasas & Pengerusi Eksekutif kepada Richworks International Sdn Bhd. Ianya merupakan satu-satunya syarikat yang diiktiraf oleh The Malaysia Book of Records pada tahun 2012 sebagai syarikat yang terbesar di Malaysia dalam penganjuran pelbagai seminar dan program dalam bidang pembangunan usahawan, pemasaran dan motivasi. Sehingga hari ini, Dr Azizan telah melatih lebih daripada 500,000 peserta dan setiap seminar Dr Azizan, pasti dibanjiri oleh beribu-ribu peserta sehingga melimpah ke luar dewan.
Sebagai seorang pemimpin di dalam bidang kejurulatihan, penceramah, penulis buku-buku pemasaran dan kejayaan yang terlaris di pasaran “Kuasai Pemasaran, Rahsia Menarik Pelanggan” dan buku Magnet Kekayaan dan Kejayaan, Dr Azizan merupakan seorang usahawan melayu yang telah mengasaskan 27 buah syarikat di dalam pelbagai industri. Antaranya ialah agensi pengiklanan berakreditasi ke penerbitan, pencetakan, rekacipta, jenama dan produk, pelaburan hartanah dan syarikat perkhidmatan korporat.

Dr Azizan merupakan antara pemegang saham terbesar di sebuah syarikat bioteknologi di Bursa Malaysia dan pengasas kepada Koperasi Permodalan Usahawan Selangor Berhad (PUSB) yang membantu sekelompok usahawan untuk memperluaskan portfolio mereka.
Dr Azizan bukan sahaja telah menjadi inspirasi dan mentor kepada ramai usahawan di Malaysia, Singapura, Brunei dan Indonesia, bahkan juga sentiasa menjadi pusat rujukan oleh pelbagai agensi kerajaan dan organisasi di dalam bidang latihan pembangunan usahawan. Melalui “Sentuhan Emas” beliau, Dr Azizan telah membuktikan kejayaan di dalam melahirkan ramai usahawan yang bermula dari kosong sehingga mencapai tahap jutawan melalui formula kejayaan beliau yang efektif, efisien dan terbukti berkesan.

Dr Azizan yang mempunyai pengalaman luas, terlibat di dalam pengurusan portfolio pengiklanan dan pemasaran sejak tahun 2001 untuk beribu buah syarikat kecil & sederhana (IKS) serta organisasi seperti TM, DIGI, Celcom, Maxis, HSBC, Standard Chartered, WWF dan Majlis Kanser Nasional (MAKNA).

Dr Azizan pernah diundang untuk bekerjasama dengan Jabatan Perdana Menteri (JPM) iaitu siri program pembangunan usahawan di seluruh Malaysia yang mana ianya merupakan inisiatif YB Perdana Menteri Malaysia. Selain daripada itu, Dr Azizan juga turut diundang untuk bercakap kepada usahawan dan bakal usahawan di beberapa universiti seperti Universiti Teknologi MARA, Universiti Utara Malaysia dan juga di Expo Usahawan di London, United Kingdom serta Chicago, United States of America untuk berkongsi pengetahuan mengenai keusahawanan dan strategi pemasaran.

Dr Azizan telah mengasaskan pelbagai siri klinik usahawan dan seminar berkaitan topik keusahawanan, perniagaan dan pemasaran. Beliau kini telah diiktiraf sebagai pakar di dalam bidang latihan pembangunan usahawan dan pemasaran terbaik di Malaysia. Beliau kini juga sedang menjalankan penyelidikan dan penulisan tesis bagi melengkapkan pengajian PhD keduanya, Doctor of Philosophy in Business Administration (PhD) di City University College of Science and Technology.

AKHI dan Ieteri ketika mengikuti seminar Dr Azizan Osman




TADIKA DEWAN : KENANGAN TERINDAH BERSAMA MASYARAKAT KAMPUNGKU

Ramai yang tahu dan dengar tentang Tadika Kemas atau Tabika (Taman Bimbingan Kanak-Kanak) tetapi nama Tadika Dewan mungkin agak asing dari pengetahuan para pembaca.

Tadika Dewan seperti juga tadika yang lain, menempat dan memberi didikan pada anak-anak dibawah umur 6 tahun cuma Tadika Dewan ini adalah kerana ianya di buka di Dewan Orang Ramai kampung kami, yang dinamakan Kampung Sayong Lembah di Bandar Diraja Kuala Kangsar. Tadika ini diwujudkan semasa akhi memimpin Gerakan Belia 4B Cawangan kampung kami.

Inilah foto yang menjadi sejarah dan kenangan manis Tadika Dewan

Pergerakan Belia sebenarnya sudah lama wujud di kampung akhi itu tetapi bukan Belia 4B tetapi Angkatan Pemuda Pengkalan Tambang khusus untuk Pemuda yang dipimpin oleh Allahyarham Hamdan dan Angkatan Pemudi Pengkalan Tambang yang dipimpin oleh Cikgu Norizan Abdul Rahman, pemuda dan pemudi mempunyai badan atau persatuan belia berasingan. Bila akhi terlibat kedua-dua badan ini telah bersetuju untuk digabungkan. Inisiatif ini diambil bersama dengan kerjasama Pegawai Kebudayaan, Belia dan Sukan Daerah masa itu, Encik Abdul Rahman Ahmad (sekarang Datuk). Dengan inisiatif beliau juga kemudiannya persatuan kami bergabung dengan Gerakan Belia 4B Malaysia.

Masa itu seluruh warga kampung bersatu bila melibatkan program kemasyarakatan walaupun dari segi ideologi politik kampung akhi meriah dengan kepelbagaian ideologi politik. Kalau sekarang ada UMNO, tPKR, PAS dan DAP tetapi dulu meriah dengan adanya UMNO, PAS, DAP dan Partai Sosialis Rakyat Malaya (PSRM).

Murid Tadika Dewan: Badrol Hisham, Hassan Yus, Nasir Jepun & Lelawati







Tradisinya, rata-rata di kampung-kampung melayu pada ketika itu akan ada dua parti saja yang bersaing mencari pengaruh iaitu UMNO dan PAS tetapi di kampung akhi agak lain keadaannya kerana Parti Sosialist Rakyat Malaya (PSRM) bertapak kukuh malah beberapa orang kuatnya ada dikampung kami malah Setiausaha Negeri Perak pun ada dikampung akhi itu. Namun demikian bila tibanya penganjuran program kemasyarakatan kesemua pemimpin-pemimpin sama ada UMNO, PAS atau PSRM akan utuh bersatu menjayakan program kemasyarakatan yang dianjurkan itu. Dan dalam keadaan sedemikian pergerakan belia menjadi tunjang yang amat penting dalam menyatukan semua mereka itu. Dan realitinya akhi dan Jawatankuasa pergerakan belia memilih pemimpin dari ketiga-tiga badan-badan politik itu untuk menjadi anggota Lembaga Penasihat pergerakan belia kami.


Bersama Kamal Ariffin (Kiri) dan Hisham Albakri (Kanan)











Kembali kepada Tadika Dewan yang menjadi topik perbincangan kita kali ini, ianya mempunyai seramai lebih kurang 25 orang murid, kebanyakan murid tadika itu kini sudah berusia lebih 40 tahun.

Sekarang, setelah lebih 40 tahun, akhi dapat berjumpa semula dengan mereka yang pernah menjadi murid-murid Tadika Dewan itu malah ada diantara mereka yang bergiat bersama akhi dalam Persatuan Anak-Anak Rantau Sayong Lembah atau dikenali sebagai Perantau Sayong Lembah di Facebook. Perantau Sayong Lembah ini yang akhi dan beberapa orang anak-anak rantau menjadi pengasasnya menjalankan kegiatan kebajikan sesama sendiri dan juga untuk membantu kampung dalam beberapa aspek. Program yang pernah dianjurkan ialah Perjumpaan Hariraya, Pungutan derma untuk menggantikan karpet masjid, penganjuran program motivasi untuk anak-anak kampung yang masih bersekolah, menjayakan kurban sempena hariraya kurban, mencari anak-anak hilang dan berbagai lagi.


Rakan Sekampung: dari kiri Alkhushairi,
Zainuddin Yatim & Tajuddin Rahman
Beberapa orang murid yang pernah akhi jumpa semula dan telahpun berkerjaya adalah Nasirudin Din (Nasir Jepun), Kamal Ariffin Kamaruzaman, Lela Wati Zahari. Badrol Hisham. Hisham Albakri dan beberapa orang lagi. Alhamdullillah mereka masih lagi menghargai dan memanggil akhi sebagai Cikgu, dan ada juga yang menggelar akhi sebagai Cikgu Beso (Besar) Tadika Dewan.

Dan akhi sama sekali tidak pernah lupa zaman belia yang dipenuhi dengan warna warni, termasuk juga rakan-rakan seperjuangan seperti Hajar Rashdi, Zakiah dan Zainal Amri Jahidin (Cikgu Jidin), Hasnah Dawam, Khadijah Osman Puteh, Azean Khusairi dan Asma Zainab Omar Baki (kedua-duanya menjadi guru Tadika), Cikgu Jan (Norizan Abdul Rahman), Zainuddin Mohd Yatim, Burhanudin Ali,Yusop Rahman, Roslan Rashdi. Isa Ahmad (sekarang Haji) dan adiknya Ramli Ahmad, Rosli Abdulah, (Yang Dollah), Ami Meor Kasah, Tajuddin Abdul Rahman dan beberapa orang lagi yang akhi hanya ingat wajah tetapi dah lupa nama.

Yang masih menetap di kampung adalah Mat Salaam (sekarang Imam) dan Isterinya Badariah Meor Kasah, Hishamudin Mohd Ali, Mazlan Pakngah Ni sementara Alkhushairi Mohd Nor sekarang menetap di Tambunan dan sering berulang alik dari Sabah ke Semenanjung kerana anak-anaknya dan bekerja dan menetap di semenanjong belaka.

Setahu akhi yang telah kembali ke rahmatullah ialah Omar Mydin, Omar Razak, Fauzi Rashdi dan Ahmad Jamili Ramli. Omar Razak terlibat dalam trajedi sampan karam menjelang hariraya bersama anak-anaknya sejumlah 8 orang kesemuanya dan Ahmad Jamili Ramli meninggal dalam satu kemalangan jalanraya di Rawang ketika masih berusia remaja.


Wednesday, 29 October 2014

HAJARULASWAD BATU DARI SYURGA


Salah satu yang menjadi buruan jutaan jemaah haji atau mereka yang mengerjakan umrah di Mekah adalah mengucup batu Hajarulaswad. Namun bagi masyarakat bukan Islam di Barat melihat ia sebagai satu ritual walhal sebenarnya mengucup Hajarulaswad bukanlah ritual dan ia tidak ada kena mengena dengan syarat-syarat ibadah haji dan umrah.
Pertanyaan sebegini pernah di cetuskan oleh Saiyadina Umar al-Khatab. “Saya tahu anda adalah sebuah batu yang tidak mendatangkan bahaya dan manfaat. Jika aku tidak melihat Rasullullah mengucupmu nescaya aku tidak akan mencium”. (hadis No. 228 Kitab Sahih Muslim).

Adalah satu perbuatan tidak masuk akal jika mereka mengangungkannya kerana ia hanyalah sebuah batu. Namun perlu difahami, umat Islam bertindak mencium dan mengusap batu itu bukanlah bertujuan menyembahkannya. Semua itu adalah saksi ketaatan dan rasa tunduk umat manusia terhadap perintah Allah SWT menerusi ajaran dan sunnah yang dibawa oleh Rasullullah SAW.
Rasullullah SAW juga pernah bersabda dalam hadis sahih riwayat Imam Bathaqie dan Abbas ra bahawa “Allah SWT membangkitkan Hajarulaswad pada hari kiamat. Ia dapat melihat dan berkata-kata. Ia akan menjadi saksi terhadap orang yang pernah memegangnya dengan ikhlas dan benar”.

Sarah awal mendedahkan secara kasar, batu itu pernah pecah pada zaman Pertengahan menjadi lpan kepingan batu kecil. Gugusan terbesar dikatakan sebesar buah kurma dan tertanam dalam sebuah batu besar bersalut Perak berukuran 25 sentimeter panjang dan 17 sentimeter lebar.

Orang petama yang memasang lingkaran pita perak itu adalah seorang ahli sejarah dari Mekah. Abdullah Zubair, selepas berlaku kebakaran pada kaabah. Pemasangan itu dilakukan agar Hajarulaswad tetap utuh dan tidak mudah pecah. Pada tahun 189 Hijrah, Khalifah Uthmaniah, Sultan Harun al-Rasyid telah melakukan umrah di Mekah. Baginda memerintahkan seorang pengukir perak terkenal ketika itu, Ibnu at-Tahnan, untuk menyempurnakan lingkaran perak disekeliling Hajarulaswad dan membuatnya lebih berkilat dan berkilau.

Kenapa batu itu terlalu istimewa dikalangan umat Islam?, tidak lain kerana batu Hajarulaswad diriwayatkan sebagai permata dari syurga dan dibawa turun ke bumi melalui malaikat Jibril. Ia kemudian diberikan kepada Nabi Ibrahim as untuk di letakkan disalah satu sudut Kaabah.  Lokasinya kini terletak di sudut timur kaabah dengan ketinggian 1.5 dari lantai Masjidil haram. Hajarulaswad menjadi tanda permulaan dan penghabisan pusingan tawaf di Kaabah.
Prof. Dr. Zaghlul An-Najjar
Mengkagumkan, warna asalnya dikatakan lebih putih dari putihnya susu. Menurut riwayat Ibnu Abbas dan Abdullah, dulu batu itu bukan sahaja berwarna putih tetapi juga memancarkan cahaya berkilau yang menyinar dari timur ke barat. Sekiranya Allah tidak memadamkan kilauan itu, tidak ada manusia yang sanggup memandangnya.

Soalnya, mengapa batu itu berubah menjadi hitam? Rasullullah SAW bersabda, “Dosa-dosa anak cucu Nabi Adamlah menjadikannya sebegitu rupa”.  Sejak itu batu itu dinamakan Hajarulaswad yang membawa maksud bati hitam.
Bagaimanapun, saintis Barat sukar mempercayai hal ini, malah terus mempertikaikan asal usul batu itu. Lalu Ilmuan Islam dari Mesir, Prof. Dr. Zaghul An-Najjar, mengalu-alukan saintis dunia mengkaji perkara itu bagi membuktikan asal-usul Hajarulaswad dari syurga semamangnya benar.
An-Najjar meyakinkan dunia Islam bahawa kajian itu tidak akan merosakkan batuan tersebut. Justeru, Lembaga Geografi Inggeris begitu teruja menghantar seorang pengkaji mereka ke Mekah. Tiba disana penyelidik itu mengambil dua sampel batu Hajarulaswad bersaiz mikro. Sampel itu kemudiannya dihantar ke makmal untuk diuji kaji.

Hasil penelitian itu mendapati, usia batu itu adalah yang tertua didunia dan kondisi batu itu langsung tidak sama dengan mana-mana batu-batuan yang terdapat di bumi. Mereka kemudian mengesahkan batu Hajarulaswad bukan berasal dari planet ini kerana ia tidak serupa dengan batuan dalam sistem suria kita. Pembuktian saintifik itu telah mengejutkan dunia Barat. Kesahihan itu sekaligus meletakkan kebenaran dalam ajaran Islam.
Sesungguhnya, mengucup dan mengusap Hajarulaswad bukanlah satu perbuatan dogmatik semata-mata, tetapi ia adalah perlakuan logis yang tidak perlu diragui dan dipertikaikan lagi. Justeru, kalau ada peluang, kucuplah kerana Siti Aisyah ra meriwayatkan. Rasullullah SAW bersabda, “Nikmatilah (peganglah) Hajarulaswad ini sebelum diangkat (dari bumi). Ia berasal dari syurga dan setiap sesuatu yang keluar dari syurga akan kembali ke syurga sebelum kiamat”.

Sumber: Majallah Infiniti.

Sunday, 26 October 2014

Kisah Benar Pelajar UIA Mimpi Berjumpa Dengan Rasullullah S.A.W.

sekadar gambar hiasan

Hayatilah suatu kisah yang amat berharga ini.. semoga ia mampu memberi pedoman & pengajaran buat kita

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Mengasihani...

Ya Allah..lancar jari ini menaipkan sebuah pengalaman yg amat berharga dari seorang insan yg dipilih Allah utk berjumpa Nabi Muhammad s.a.w. melalui mimpi hari Khamis, 16 Rejab 1427H bersamaan 10 0gos 2006.

Nama yang dipilih oleh ayah beliau adalah Syamimi yg bermaksud 'kesayanganku', jua gelaran Nabi pada puteri kesayangan Baginda, Fatimah. Ketika khilaf memilih nama itu, ayah beliau mengharapkan mudah-mudahan suatu hari nanti anaknya akan menjadi salah seorang mutiara kesayangan Rasulullah s.a.w. Alhamdulillah, doanya makbul selepas 23 tahun kelahiran anak sulungnya daripada 8 adik-beradik.

Al-Quran 30 juzuk terpelihara kemas dalam hatinya. Beliau menghabiskan masa 3 tahun utk menghafal 30 juzuk Kalamullah ketika berada di negeri kelahirannya. Beliau hafal sendiri untuk memenuhi harapan ibu ayah yang mengharapkan ada dalam kalangan anak mereka menjadi seorang hafiz atau hafizah. Sebagai anak sulung, beliau mengambil tanggungjawab ini untuk menjadi contoh kepada adik-adik yang lain. Setiap hari beliau hafal 2 mukasurat Al-Quran dan tasmi' dengan ustaz di sebelah rumahnya. Sekarang beliau pelajar tahun 4 jurusan Undang-Undang Syariah di universiti ini.

Akak ni memang diuji dengan sakit yang tak tahu apa punca sejak lebih setahun yang lalu. Sakitnya rasa seperti ditikam-tikam dengan pisau di bahagian belakang tubuhnya, tambahan pula kaki yang sakit di bahagian lutut sejak 8 tahun lalu tidak pernah sembuh. Pernah satu ketika, selepas makan, beliau muntah bersama segumpal rambut dari kerongkongnya. Penderitaannya hanya Allah dan dia sendiri yang tahu. Sudah lama beliau tidak terdaya ke kelas kerana sakit itu membuatkan dia tidak dapatberdiri atau berjalan. Hilang selera makannya hingga badannya susut hampir 13 kg. Beliau hanya menggagahkan diri untuk pergi berwudhu' 2 hingga 3 kali sehari. Wudhu' itu dijaga sebaik mungkin untuk ibadah sepanjang hari.

Ganbar Hiasan - Quran sentiasa dihati
Hari-hari yang dilaluinya dipenuhi dengan membaca Al-Quran dan qiamullail sebagai pendinding daripada gangguan yang terus-terusan menyakiti diri. Diceritakan makhluk-makhluk halus itu akan mengganggunya terutama pada waktu sebelum Subuh, Zuhur dan Maghrib. Beliau telah banyak berubat di merata tempat, berjumpa doktor-doktor pakar, malah ulama' yang faqih dalam ilmu perubatan islam serta akhir sekali bertemu sorang lecturer di sini. Tapi beliau hanya mampu bertahan. Pesan ustaznya, setiap kali beliau sakit, banyakkan baca Surah Al-Baqarah.

Pagi Khamis itu, beliau berniat utk hadir kuliyah sebab sudah terlalu lama tidak mampu ke kelas. Beliau bangun kira2 jam 4.30 pagi utk solat. Berbekalkan sedikit kekuatan yg digagahkan, beliau ke bilik air utk berwudhu' dgn memapah dinding dan segala apa yg mampu membantu beliau untuk berdiri. Habis berwudhu', beliau jatuh tersungkur, rasa seperti ada yg menolak keras dari belakang. Tika itu beliau sudah tidak mampu berdiri, justeru beliau merangkak ke bilik. Sampai saja di bilik, beliau ketuk pintu dan rebah di depan bilik tersebut. Disebabkan sakit yg mungkin dah tak tertanggung, dengan spontan beliau niatkan, "Ya Allah, kiranya mati itu baik untukku, aku redha, tapi kiranya Engkau ingin aku terus hidup, aku ingin dengar kata-kata semangat daripada Rasulullah s.a.w. sendiri.."

Kemudian beliau pengsan. Sahabat-sahabat sebilik mengangkat beliau ke dalam biliknya dan di baringkan di sana . Waktu itu, sahabat-sahabatnya telah pun 'forward message' pada rakan-rakan yang lain agar dibacakan surah Yasin kerana beliau nampak sudah nazak. Malah mereka telah sedia dengan nombor-nombor ahli keluarganya untuk dihubungi kiranya ada apa-apa berlaku dengan izin Allah. Kira2 jam 11 pagi itulah, ketika tertidur dengan tenang dalam waktu qoilullah, beliau bermimpi. Beliau sedang terbaring dalam keadaan memakai telekung dengan tangannya diqiam seperti dalam solat di suatu tempat asing yang sangat cantik. Beliau terbaring di sebelah mimbar dan kelihatan banyak tiang di sekitarnya.

Tiba-tiba datang seorang Hamba Allah dgn wajah yang bercahaya dari arah depan dan berdiri hampir sekali, kira-kira 2 meter dari beliau. Wajahnya Subhanallah..indah sekali, tak dapat nak digambarkan. Beliau tertanya-tanya, siapakah orang ini? cantik sekali kejadiannya dan hati beliau rasa sangat tenang dengan hanya melihat wajahnya. Dirasakan seluruh kesengsaraan yang ditanggung selama ini lenyap begitu sahaja. Kemudian, Hamba Allah itu mengatakan, "Assalamu'alaikum, ana Rasulullah.." Subhanallah..baginda Nabi rupanya! Nabi memakai jubah putih dan kain serban berwarna hijau di atas bahu baginda. Beliau nampak dengan jelas mata Baginda Nabi, janggut Baginda, rambut Baginda, kain serban di atas bahu Baginda dan tubuh Baginda. Kemudian Nabi katakan "Enti fil masjidi" (kamu sekarang berada di masjidku, Masjid Nabawi).. Allahuakbar!

Kemudian Baginda Nabi s.a.w. berkata: QalAllahuta' ala; "InnaAllahama' assobirin" (sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar). Ketika mendengar suara Nabi mengalunkan Kalamullah, terasa bergema suara merdu Nabi di seluruh alam. Sememangnya Baginda sebaik-baik kejadian dan diciptakan dengan penuh kesempurnaan. Nabi katakan (dalam lughahl arab, tapi diterjemahkan di sini) ; "Ya Syamimi, dengan berkat kesabaran enti, dengan sakit yang enti tanggung selama ini, dan dengan berkat Al-Quran yg enti pelihara di dalam hati, maka Allah bukakan hijab untuk enti nampak ana.." Ketika Nabi menyebut Ya Syamimi, terlintas di hatinya "Ya Allah..Baginda kenal ummatnya!". Ya Rasulullah... Ketika itu, beliau dapat merasakan baiknya Allah, memberikan nikmat yang begitu besar buat dirinya.

Kemudian Nabi katakan lagi; "Sampaikan salamku buat sahabat-sahabat seperjuangan Islam. InsyaAllah, kita semua akan berjumpa nanti.." Nabi s.a.w. kemudian melafazkan; "Ummati.. ummati..ummati..." dan beliau nampak jelas Nabi menangis saat itu. Beberapa titisan airmata Baginda yg suci mengalir untuk ummat Baginda! Kemudian Baginda Nabi melangkah pergi. Beliau merintih, "Jangan pergi Ya Rasulullah.." tetapi Baginda tetap pergi. Subhanallah, walaupun kita tak pernah bersua dengan Nabi yg mulia, Baginda kenal dan sentiasa ingat akan ummatnya. Beliau sendiri tidak pasti, apakah Baginda menangis kerana rindu kepada ummatnya, atau mungkin saja baginda sedih dgn ummat akhir zaman ini? wallahua'lam...

Sedar daripada tidur yg amat indah pengisiannya itu, beliau masih dikelilingi oleh rakan-rakan yg turut terdengar rintihan beliau dalam tidurnya "Jangan pergi Ya Rasululah..." Beliau kemudian menceritakan kepada para sahabat tentang mimpinya sekaligus menyampaikan salam Rasulullah buat ummat Baginda. Semua yang mendengar menangis lantaran rindu pada Nabi. Rasa malu pada Nabi kerana kita jarang-jarang ingat pada Baginda sedangkan kita amat terhutang budi padanya. Lebih-lebih lagi kita sedar bahawa hanya syafaat Bagindalah yg dikejar di akhirat kelak.

Ya Allah..ketika itu, tiada kata yang lebih tinggi daripada kalimah Alhamdulillah untuk di rafa'kan pada Allah atas ni'mat yg begitu besar yang Allah berikan pada dirinya. Rasa tak layak dirinya menerima anugerah dengan ujian yang hanya sedikit berbanding insan-insan yang lebih berat diuji oleh Allah. Kiranya ada kalimah pujian yang lebih tinggi dari Hamdalah, pasti akan beliau sebutkan buat Allah Yang Maha Kaya. Semuanya terangkum dalam Rahmat-Nya yang melimpah ruah. Rasa sakit masih menular di tubuhnya. Cuma kali ini dia bertekad tidak akan menangis lagi untuk kesakitan ini.

Usai solat Zuhur, rasa sakit yang ditanggung makin hebat. Tak pernah beliau merasakan sakit yg sebegitu rupa. Terasa panas seluruh badan dan seluruh tubuhnya rasa ditikam pada setiap penjuru. Kalau dulu, beliau akan menangis dalam menghadapi kesakitan, namun pada waktu itu beliau pujuk diri utk tidak menangis. "Apa sangatlah sakit yang aku tanggung ini berbanding nikmat yang Allah telah bagi untuk melihat Baginda Nabi s.a.w.."

Kemudian beliau tidur. Beliau terus rasakan berada di tempat tinggi, tempat yg biasa hadir sepanjang beliau menerima gangguan. Beliau katakan "Ya Allah, apa lagi yg hendak Engkau berikan buat hambamu yg hina ni, rasa malu sangat dengan-Mu Ya Allah..." Kemudian dgn izin Allah, datang empat orang yg berpakaian serba hijau. Salah seorang daripadanya mengatakan; "Assalamu'alaikum Ya Syamimi..Rasulullah s.a.w. sampaikan salam buatmu. Kami utusan Rasululah..Nahnu khulafa' ar-rasyidin. Ana Abu Bakr, ini Ummar Al-Khattab, Uthman bin 'affan dan Ali.." Subhanallah..Saidina Abu Bakr memperkenal dirinya dan ketiga-tiga Sahabat yang mulia. Beliau nampak sendiri, Saidina Abu Bakr yang amat lembut perwatakannya, Saidina Ummar dengan wajah tegasnya, Saidina Uthman yang cantik sekali dan Saidina 'Ali yang agak kecil orangnya.

Para Sahabat mengatakan; "Kami diutuskan oleh baginda Nabi untuk membantu enti.." Kemudian keempat-empat mereka membacakan ayat 102 surah Al-Baqarah yg bermaksud:

"Dan mereka mengikuti apa yg dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir tetapi syaitan-syaitan itulah yg kafir, mereka mengajarkan sihir pada manusia dan apa yg diturunkan pada 2 malaikat di negeri Babylon iaitu Harut dan Marut. Padahal keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan 'sesungguhnya kami hanyalah cubaan (bagimu) sebab itu janganlah kafir.' Maka mereka mempelajari dari keduanya (malaikat itu) apa yang (dapat) memisahkan antara seorang (suami) dengan isterinya. Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dgn sihirnya kecuali dengan izin Allah. Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan, dan tidak memberi manfaat kepada mereka. Dan sungguh, mereka sudah tahu, barang siapa membeli (menggunakan sihir) itu, nescaya tidak akan mendapat keuntungan di akhirat. Dan sungguh, sangatlah buruk perbuatan mereka yang menjual dirinya dgn sihir, sekiranya mereka tahu.."

Selesai membaca ayat itu, para sahabat Nabi menghembus pada makhluk-makhluk yang sedang mengganggu beliau dan mereka semua hancur terbakar. Subhanallah..waktu itu terus terasa seolah-olah tubuhnya yg sakit dahulu ditukarkan Allah s.w.t. dgn tubuh yang baru. Hilang segala kesakitan yg setahun lebih ditanggung beliau dengan sabar. Saidina Abu Bakr mengatakan; "Inilah ganjaran besar dari Allah buat orang-orang yang sabar.." Kemudian, para sahabat Nabi yg mulia pun pergi meninggalkannya.

Selesai mimpi indah yg kedua ini, beliau bangun dari tidur dan terus duduk. Rakan-rakan sebilik pelik, kenapa beliau dapat bangun dan duduk dengan mudah . Kemudian sahabat-sahabatnya itu menyuruh beliau bangun berdiri dan alhamdulillah.. dengan mudah beliau bangun berdiri dan berjalan di sekitar bilik. "Ya Allah, penyakit ana dah sembuh.." Semua sahabat yang ada di situ bergembira dan menangis. Kemudian beliau segera ke bilik air untuk berwudhu'. Dengan tubuh yang 'baru', beliau sujud syukur pada Allah s.w.t. "Ya Allah, kiranya di beri tempoh sujud 100 tahun pun belum dapat diriku menjadi hamba-Mu yg bersyukur atas nikmat yg telah Engkau berikan.."

Beliau berpesan pada kami; "Adik-adik, wajarlah para sahabat Nabi yang mulia sanggup mati demi mempertahankan Baginda. Akak yang diberi rezeki melihat Nabi tak sampai pun 5 minit dah rasa tak sanggup berpisah dengannya. Kalau boleh, nak duduk je di bilik untuk beribadah pada Allah dan mengenang wajah Nabi yang mulia. Tapi menyedari banyak lagi taklifan dan tanggungjawab kita atas muka bumi Allah ini, maka hidup mesti diteruskan. Sekarang ini hati akak tenang sangat..kalau boleh, nak je akak pinjamkan hati ni walau hanya sesaat agar adik-adik dapat merasakan betapa beningnya hati ini. Tapi itu tak mungkin kan , mungkin ini bahagian akak, bahagian kalian? Hanya Pemiliknya Yang Maha Tahu. Akhir sekali akak ingin katakan, tak rugi kita bersabar..."

Keperibadiannya indah. Cerminan al-Quran katanya 'Aisyah ra. Dari semua aspek kehidupan, diperagakannya hanyalah kesyumulan. Allah mengajar manusia berkehidupan di muka bumi ini melalui baginda. Menuruti sunnahnya adalah pahala. Kasih sayangnya tiada bertepi, dari yang kecil hingga yang tua, dari hamba hingga ke bangsawan, dari dulu sampai sekarang, hingga ke akhirnya.. Dialah peribadi unggul sepanjang zaman. Mencintainya suatu kemuliaan...

Pernah suatu ketika Rasulullah berkumpul didalam satu majlis bersama para sahabat. Tiba-tiba bergenang air mata baginda s.a.w. Para sahabat gelisah melihat sesuatu yang tidak mereka senangi di wajah Rasulullah saw. Bila ditanya oleh Saidina Abu Bakar ra, baginda mengatakan bahawa terlalu merindui ikhwannya.. Saidina Abu Bakar sekali lagi bertanya Rasulullah saw, "bukankah kami ini ikhwanmu?" Rasulullah menjawab, "Tidak, kamu semua adalah sahabatku.. ikhwanku adalah umatku yang belum pernah melihat aku tetapi mereka beriman dan sangat mencintaiku... Aku sangat rindu bertemu dengan mereka.."

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya (al-Ahzab:56)

(kisah ini dinukilkan oleh sahabat Syamimi hasil pengalaman benar yang telah dilalui..pernah disebarkan melalui e-mel & blog sebelum ini..)

Sesungguhnya, ana sangat bersyukur kerana dilahirkan didunia ini sebagai ummat nabi Muhammad S.A.W...banyakkan lah berselawat dan mendengar zikir..insyaAllah kita semua akan mendapt syafaatnya di Akhirat kelak..wallahu'alam..

Diriwayatkan daripada Anas r.a katanya: Rasulullah s.a.w pernah bersabda: “ Barangsiapa yang pernah melihat aku dalam mimpinya, bererti dia benar-benar melihatku. Sesungguhnya syaitan tidak boleh menjelma dengan rupaku “. { { Jami’e As-Soghir Imam Suyuthi : 8688 , Musnad Imam Ahmad : 3 / 269 , Sahih Al-Bukhari : 12 / 6994 , Sunan At-Tirmidzie : 4 / 2276 ) –HADIS HASSAN SAHIH.

Wallahu A’alam Bissowab

Sumber Asal: http://bit.ly/1ruAD3I